id – Seperti yang kita tahu bahwa istilah diet ini seringkali dihubungkan dengan proses menurunkan berat badan. Ada banyak sekali hal dan juga yang dilakukan demi bisa menurunkan berat badan.

Mulai dari menurunkan porsi makan, mengganti menu , atau menjaga asupan makan, serta melakukan olahraga secara rutin atau lainnya. Namun, perlu diketahui bahwa diet merupakan salah satu terbaik apabila kamu ingin terhindar dari berbagai risiko obesitas dan juga lainnya.

Saat diet, minuman rendah atau bahkan nol kalori sangat disarankan. Air putih pun menjadi pilihan terbaik, tapi tak bisa dipungkiri sering kali orang bosan minum air putih.

Ahli gizi, Tammy Lakatos dan Lyssie Lakatos mengungkapkan, daftar minuman lain yang bagus dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Minuman ini tergolong , kaya serat, dan enak.

Seperti dikutip dari Eat This, Not That! Jumat (29/9/2023), berikut 7 minuman terbaik untuk turunkan berat badan:

  1. Air putih
    Minum air putih adalah hal kunci saat menurunkan berat badan. “60 persen tubuh Anda terdiri dari air, dan air dibutuhkan dalam setiap proses tubuh, termasuk memiliki metabolisme yang efisien dan cepat,” jelasnya.

Kalau kamu sudah cukup minum air putih tapi masih dehidrasi dan sering buang air kecil, coba tambahkan sejumput garam Celtic ke dalam segelas air putih. Garam ini mengandung mineral dan elektrolit penting yang membantu mengalirkan air di tubuh dengan lebih baik.

  1. Kopi
    Minuman terbaik untuk turunkan berat badan selanjutnya adalah kopi. Syaratnya minum kopi tanpa gula, krimer, atau pemanis tambahan lainnya. Kopi bersifat mendorong metabolisme tubuh dan membakar lemak yang dibutuhkan dalam proses menurunkan berat badan.

“Kopi juga kaya akan asam klorogenik, ferulic, caffeic, dan n-Coumaric, yang merupakan antioksidan kuat yang menjinakkan peradangan, sehingga memudahkan penurunan berat badan,” terangnya.

  1. Teh hijau
    Pencinta teh disarankan mengonsumsi teh hijau kalau ingin menurunkan berat badan. Jenis teh ini kaya antioksidan yang mampu melawan inflamasi kronik, terkait obesitas. Teh hijau juga tergolong minuman nol kalori.

“Teh hijau kaya antioksidan epigallocatechin gallate (EGCG) yang dibuktikan dalam penelitian mampu mendorong pembakaran lemak dan metabolisme,” ujar Tammy dan Lyssie.

  1. Jus hijau dengan ampasnya
    Kabar baik untuk pencinta jus, varian jus hijau bagus dikonsumsi saat diet. Kamu bisa membuatnya dari , kale, atau bayam. Pastikan ikut mengonsumsi ampasnya, jangan cuma airnya.

Jus hijau tergolong rendah kalori dan gula. Tak hanya itu, jus ini juga kaya serat sehingga bisa menciptakan rasa kenyang lebih lama. Antioksidan di dalam sayuran hijau juga jadi bonus yang membuat konsumsi minuman ini baik untuk secara menyeluruh.

  1. Booster pedas peningkat metabolisme
    Mereka menyebutkan, untuk menurunkan berat badan, minuman yang pedas alami ini juga bermanfaat. Bahan utamanya bubuk cabai yang menurut penelitian dapat menekan nafsu makan dan membantu merasa kenyang. Lalu ada juga paduan lemon, madu, dan air sebagai campuran.

Hal itu karena kandungan utama capsaicin yang terbukti membantu meningkatkan sedikit metabolisme. Coba konsumsi booster pedas ini sebelum ngemil manis agar tak konsumsinya tak berakhir terlalu banyak.

  1. Soda alami dari jahe
    Ingin menenggak minuman manis dan segar saat diet? Tammy dan Lyssie memberikan ide resep soda alami yang bisa ditiru di rumah. Minuman ini hanya mengandung 30 kalori per 350 ml.

Bahan pembuatannya adalah raspberry beku, jeruk nipis, irisan jahe, daun mint, dan air. Beberapa bahan tersebut mengandung senyawa antiinflamasi yang melawan peradangan dan membuat usaha diet lebih lancar.

  1. Minuman ramah usus
    Usus yang bahagia adalah usus yang . Organ pencernaan ini perlu dijaga oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan. Salah satunya dengan menambahkan jumlah bakteri baik di usus yang berfungsi mendorong metabolisme.

Minuman ramah usus yang bisa dikonsumsi adalah yang mengandung probiotik dan serat prebiotik. Pilihannya antara lain yoghurt, kefir, dan kombucha.***