Tuturan id – Tren elektabilitas pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Jawa Timur dipastikan akan terus meningkat.

Hal ini terlihat dari tren peningkatan elektabilitas Anies sebesar 4% hanya dalam waktu 7 hari sejak deklarasi pasangan ini pada 2 September 2023.

Pernyataan ini disampaikan oleh dari Universitas Padjajaran, Kunto Adi Wibowo.

Menurutnya, tren peningkatan elektabilitas Anies sudah terlihat sejak deklarasi pasangan Anies-.

Hal ini, lanjut Kunto, kemudian diafirmasi melalui lembaga survei PRC yang menunjukkan penambahan jumlah hingga lebih dari 4% hanya dalam waktu 7 hari.

“Hanya dalam 7 hari, bertambah lebih dari 4%, ini luar biasa. Ini karena masih baru, jadi belum semua warga di Jatim mengetahui atau mendengar ini. Misalnya ada beberapa basis NU yang tidak terlalu memperhatikan dinamika politik. Oleh sebab itu, tren ini pasti akan berlanjut terhadap peningkatan elektabilitas pasangan Anies – ,” jelas Kunto, dikutip Kamis (21/9/2023).

Berdasarkan hasil survei Politika Research & Consulting (PRC) yang dilakukan pada 8-12 September 2023, elektabilitas Anies Baswedan naik sekitar 4,3%, dari 14,0% pada April 2023 meningkat menjadi 18,3% pada September 2023.

Selain itu, sekitar 33,7% di Jatim menyatakan masih mungkin berubah pilihannya terhadap bakal capres.

Tak hanya elektabilitas, hasil survei PRC juga menunjukkan bahwa popularitas Anies Baswedan di Jatim naik dari 80,4% pada April 2023 menjadi 82,0% pada September 2023. Lagi-lagi peningkatan ini hanya terjadi dalam waktu 7 hari sejak deklarasi pasangan Anies – .

“Tidak mengherankan atas hasil survei yang menunjukkan peningkatan popularitas dan elektabilitas Mas Anies di Jawa Timur. Tren ini telah terlihat sejak deklarasi Anies – pada 2 September 2023. Suasana dan antusiasme warga Jatim begitu terlihat, khususnya dari kalangan Nahdliyin,” kata Kunto.

Kunto menambahkan, sejak awal dari berbagai hasil survei menunjukkan bahwa pendukung Anies Baswedan di Jawa Timur masih perlu didorong. Kemudian, dengan deklarasi Cak Imin sebagai bakal cawapres yang akan mendampingi Anies, makin memperkuat keyakinan warga Nahdliyin untuk memilih pasangan ini pada Pilpres .

“Kemudian terlihat sekarang setelah deklarasi Cak Imin sebagai bakal cawapres mendampingi Mas Anies, dukungan dan elektabilitas Mas Anies bertambah, ucapnya.”

Kunto memproyeksikan ketika memasuki masa kampanye, suara dan dukungan warga Jatim terhadap pasangan Anies – Cak Imin dipastikan akan terus bertambah signifikan. “Survei ini juga menurut saya bahwa dengan menggandeng Cak Imin sebagai bakal cawapres sudah benar, karena Cak Imin terbukti bisa mengangkat elektabilitas Mas Anies di Jatim.”

Hal yang menarik lainnya dari survei ini, mayoritas warga Jawa Timur menilai bahwa bakal calon wakil presiden (cawapres) Abdul Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin mampu mewakili warga Nahdliyin atau Nahdlatul Ulama (NU) ketika berhasil menang dalam Pilpres .***(Sw)