Tuturan id – Kapolda Riau Irjen. Pol. Muhammad Iqbal mengakui 2 yang saat ini sedang viral, telah dicopot jauh sebelum kasus ini viral. 

Kompol Petrus Hottiner Simamora sudah dicopot sebagai Komandan Batalyon Maggala dan bawahannya inisial Bripka A sudah dilakukan mutasi, karena tidak pernah dinas dari 13 maret , hingga pada akhirnya dia kena desersi.

Sebelumnya, Bripka A melalui unggahan facebooknya mengaku kerap kali disuruh mencari uang di luar kantor oleh komandannya bernama Kompol Petrus H Simamora. Namun, dirinya mengaku heran mengapa dirinya dimutasi demosi.

Padahal dirinya merasa bahwa ia sudah menjalankan perintah atasannya itu dengan mentransfer uang sejumlah ratusan juta ke rekening pribadi Kompol Petrus H Simamora. Sebelumnya ia dinas di Batalyon B Pelopor Sat Polda Riau yang berada di Menggala Junction Kabupaten Rokan Hilir. Hingga pada Maret lalu, beliau dimutasi demosi tanpa alasan yang jelas ke Batalyon A Pelopor yang berada di Pekanbaru. 

Kompol Petrus Simamora sudah memeras Bripka A dengan meminta setoran hingga mencapai Rp 650 juta. 

Kasus ini juga menarik perhatian Indonesia Police Watch ().  Ketua Sugeng Teguh Santoso mendesak agar Polda Riau mengusut tuntas kasus yang menghebohkan masyarakat.

Apalagi, Praktik ini bisa dikualifikasi sebagai gratifikasi yang menahun dan bisa membawa dampak anggota dan akan melakukan pungli ke para Pengusaha dan juga Masyarakat.

“Kami langkah Polda Riau menonaktifkan Kompol Petrus Simamora dan mendesak agar dilakukan pemeriksaan kode serta proses pidana dalam jabatan,” sebut Ketua , Selasa (6/6/).***