Tuturan id – Para penderita diabetes wajib tahu 4 Bahaya bagi kesehatan tubuh.

Diketahui jika, sudah menjadi salah satu rutinitas harian yang banyak dilakukan oleh sebagian orang.

Adapun kopi begitu populer lantaran manfaatnya yang diklaim dapat menurunkan beberapa risiko penyakit seperti jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

Namun, dilansir dari Web MD, setuju dan berpendapat bahwa ini mungkin disebabkan karena kopi tinggi antioksidan, yaitu senyawa yang dapat mengurangi peradangan pada sistem tubuh yang dapat meningkatkan kemungkinan Anda terkena diabetes.

Akan tetapi, tahukah Anda bila hal ini tidak berlaku bagi mereka yang sudah terlanjur menderita diabetes tipe 2?

dengan diabetes tipe 2

Beberapa penelitian menunjukkan, penderita diabetes tipe 2 akan bereaksi berbeda terhadap kafein. Di mana, reaksi ini dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin bagi penderitanya.

Insulin adalah hormon yang memungkinkan gula masuk ke sel dan diubah menjadi energi.

Sebuah penelitian telah mengamati orang-orang dengan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi pil kafein 250 miligram saat dan satu lagi saat makan siang, di mana jumlah ini hampir sama dengan meminum dua cangkir kopi setiap kali makan.

Hasilnya, para peserta mendapati gula darah mereka melonjak sebanyak 8 persen dibandingkan hari-hari ketika mereka tidak mengonsumsi kafein.

Hal ini bisa terjadi lantaran kafein dapat memengaruhi respons tubuh terhadap insulin dan menurunkan sensitivitasnya. Artinya, sel-sel Anda tidak bereaksi terhadap hormon tersebut sebanyak sebelumnya.

Sel-sel tersebut tidak menyerap banyak gula dari darah Anda setelah makan atau minum. Hal ini menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak insulin, sehingga tubuh memiliki kadar insulin yang lebih tinggi setelah makan.

Bahaya bagi penderita diabetes

Minum kopi bisa membahayakan penderita diabetes dalam jangka panjang.Unsplash/Matheus Cenali Minum kopi bisa membahayakan penderita diabetes dalam jangka panjang.

Setelah mengalami peningkatan energi jangka pendek, orang yang minum kopi mungkin juga menghadapi efek samping yang tidak menyenangkan yang bisa mempersulit kondisi penderita diabetes, seperti:

  1. Penambahan berat badan

Dikutip dari Verywellhealth, meskipun kopi dalam bentuk murni dikenal memiliki manfaat kesehatan, banyak orang ingin menggunakan bahan tambahan untuk menyempurnakan secangkir kopi.

Padahal menambahkan gula, sirup, pemanis buatan non-kalori, dan krim dapat memberikan efek negatif pada pasien diabetes karena kandungan gula dan karbohidratnya.

Sebuah menyimpulkan bahwa pemanis buatan non-kalori dapat menyebabkan intoleransi glukosa dan mengubah mikrobioma pada manusia.

  1. Kecemasan

Minum kopi dapat menyebabkan beberapa efek samping yang umumnya terjadi, seperti gelisah, cemas, maag, dan lainnya. Namun, bagi penderita diabetes, gejala-gejala ini mungkin berhubungan dengan kondisinya, menurut Healthmatch.

Misalnya, orang-orang tersebut sering menderita penyakit Gastroesophageal Reflux atau GERD, maka minum kopi bisa memperburuk gejalanya.

Minum kopi dapat menyebabkan penderita diabetes mengacaukan gejala tersebut dengan hipoglikemia (gula darah rendah) atau hiperglikemia (gula darah tinggi).

Hal ini dapat menyebabkan mereka mengambil tindakan yang tidak perlu.

  1. Masalah tidur

Salah satu alasan utama sebagian orang minum kopi adalah agar tetap terjaga. Sedangkan salah satu efek samping konsumsi kafein adalah insomnia.

Penderita diabetes seringkali menderita gangguan tidur dan minum kopi dapat memperburuk masalah yang mereka alami.

Selain itu, penderita diabetes tipe 2 yang kurang tidur mungkin menderita sensitivitas insulin yang lebih rendah. Bahkan jika seseorang kurang tidur hanya satu malam, mereka mungkin mengalami resistensi insulin yang lebih tinggi.

  1. Kolesterol lebih tinggi

Beberapa penelitian menunjukkan, minum kopi dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Hal ini lantaran, diabetes dapat merusak lapisan arteri, yang pada akhirnya dapat membuat kolesterol lebih mudah menempel. Sehingga, dalam kondisi ini dapat meningkatkan peluang Anda terkena masalah kardiovaskular.

Perlu diperhatikan bahwa pengaruh terhadap kadar kolesterol bergantung pada jenis kopi yang Anda minum. Misalnya, kopi instan tidak meningkatkan kolesterol sebanyak espresso.***(Nov)