Tuturan id – Seledri, yang juga dikenal dengan nama ilmiah Apium graveolens, adalah sejenis tumbuhan sayuran yang berasal dari keluarga Apiaceae atau Umbelliferae.

Bagian yang biasa dikonsumsi dari tumbuhan ini adalah batang dan daunnya. Seledri telah digunakan dalam masakan dan pengobatan tradisional selama ribuan tahun, terutama di wilayah Laut Tengah dan Eropa.

Bagian yang paling umum digunakan dalam makanan adalah batang seledri yang memiliki tekstur renyah dan rasa ringan. Batang seledri sering digunakan sebagai camilan sehat, diiris untuk dipadukan dengan saus atau salad, atau sebagai tambahan dalam sup dan rebusan.

Daun seledri memiliki aroma harum dan rasa sedikit pahit. Biasanya digunakan sebagai bumbu untuk memberi cita rasa pada masakan, seperti sup, saus, dan tumisan.

Sementara akar seledri, meskipun jarang dikonsumsi, akarnya juga dapat dimasak atau digunakan dalam bentuk suplemen atau minuman kesehatan.

Kandungan dan nilai gizi seledri:

Seledri merupakan sumber nutrisi yang kaya dan rendah kalori. Berikut adalah beberapa komponen nutrisi yang terdapat dalam seledri:

  • dan mineral: Seledri mengandung K, C, vitamin A, vitamin B6, folat, dan kalium.
  • Antioksidan: Seledri mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid, polifenol, dan vitamin C, yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal .
  • Serat: Seledri mengandung serat makanan yang membantu meningkatkan pencernaan dan menjaga kesehatan saluran pencernaan.
  • Air: Seledri mengandung sebagian besar air, sehingga dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
  • Komponen bioaktif: Beberapa senyawa dalam seledri telah diteliti karena memiliki potensi anti-inflamasi, diuretik (memperlancar buang air kecil), dan efek pelawan kanker.

Seledri untuk kesehatan

Selain digunakan sebagai garnish dan campuran bahan kanan seledri juga dipercaya dapat menjadi verbal berbagai gangguan kesehatan dengan diolah menjadi minuman jus.

Jus seledri sendiri dipercata memiliki banyak kesehatan karena mengandung berbagai nutrisi penting.

Dirangkum dari berbagi sumber, berikut adalah beberapa jus seledri yang dapat diketahui:

  1. Menyediakan nutrisi penting

Jus seledri kaya akan vitamin dan mineral, termasuk vitamin K, vitamin C, vitamin A, vitamin B6, kalium, dan folat. Nutrisi-nutrisi ini membantu menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh, mata, tulang, dan jantung.

  1. Menjaga tekanan darah

Kandungan kalium dalam jus seledri membantu mengatur tekanan darah dan dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi.

  1. Anti-inflamasi

Seledri mengandung senyawa anti-inflamasi seperti flavonoid dan polifenol yang dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Senyawa aktif dalam seledri, seperti flavonoid dan antioksidan, dapat membantu melindungi jantung dari kerusakan oksidatif dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

  1. Menurunkan kolesterol

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus seledri dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah, terutama kolesterol LDL (kolesterol jahat).

  1. Menyokong sistem pencernaan

Jus seledri mengandung serat yang membantu meningkatkan fungsi pencernaan dan mengurangi masalah seperti sembelit.

  1. Detoksifikasi tubuh

Seledri mengandung senyawa yang membantu dalam proses detoksifikasi, membantu mengeluarkan racun dari tubuh dan membersihkan ginjal.

  1. Menyediakan hidrasi

Jus seledri mengandung banyak air, sehingga dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, terutama pada hari-hari panas atau saat beraktivitas fisik.

  1. Mendukung penurunan berat badan

Jus seledri rendah kalori dan mengandung serat, sehingga bisa membantu dalam program penurunan berat badan dengan memberi rasa kenyang lebih lama.

  1. Meningkatkan kesehatan kulit

Kandungan vitamin C dalam jus seledri membantu produksi kolagen, yang penting untuk kesehatan kulit, membuatnya tampak lebih cerah dan kencang.

Itulah beberapa dan kandungan daun seledri, namun penting untuk diingat bahwa meskipun seledri memiliki banyak manfaat kesehatan, itu tidak bisa dianggap sebagai obat pengganti.

Seledri sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang dan gaya hidup yang sehat untuk memperoleh manfaatnya secara optimal.

Selain itu, bagi beberapa orang, terutama yang memiliki alergi makanan tertentu atau kondisi medis tertentu, mengonsumsi seledri bisa menyebabkan reaksi alergi atau efek samping tertentu. Oleh karena itu, selalu bijaksana untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mengubah pola makan atau mengonsumsi banyak seledri secara teratur.****